Jakarta, Beritametropolitan.id — Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan jajaran Pengurus Wilayah (PW) dan Pengurus Cabang (PC) untuk menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan konsolidasi organisasi. Kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat soliditas struktur di bawah naungan Forum Ulama dan Aktivis Islam (FORMULA).
Acara yang mengusung tema “Bersama FORMULA: Kita Jalin Persaudaraan, Persatuan dan Sinergi Ukhuwah Ummat Islam” tersebut dihadiri oleh:
PW FORMULA:
PW FORMULA Jakarta
PW FORMULA Jawa Barat
PW FORMULA Banten
PD FORMULA:
PD FORMULA Jabodetabek
PD FORMULA Kab. Bogor
PD FORMULA Kota Bogor
PD FORMULA Tangerang Selatan
PD FORMULA Depok
PB FORMULA Denjalu
Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan kekeluargaan. Alhamdulillah, acara berjalan dengan baik, antusias, dan sukses, serta dihadiri oleh para ulama, aktivis, dan pengurus dari berbagai daerah.
Ketua Umum Pengurus Besar FORMULA, Tuan Guru Drs. Dedi Hermanto, dalam sambutannya menegaskan bahwa kehadiran organisasi FORMULA adalah untuk mensinergikan umat Islam antara ulama dan aktivis, dengan semangat
“Santri yang Intelektual, Intelektual yang Santri.”
Menurutnya, meskipun FORMULA berbasis ulama dan aktivis, agenda program kerja organisasi justru berorientasi pada kemandirian dan profesionalitas. Salah satu program unggulan yang digaungkan adalah:
“Mencetak Sejuta Ustadz Entrepreneur.”
Program tersebut bertujuan agar umat Islam memiliki integritas yang jelas, mandiri secara ekonomi, serta mampu berkontribusi nyata bagi kemaslahatan umat. Ia menegaskan bahwa umat Islam tidak boleh hanya hidup di dalam agama Islam, tetapi harus menghidupkan agama Islam dalam setiap aspek kehidupan.
“Organisasi Islam tidak boleh terjebak dalam asumsi sebagai ‘pengemis intelektual’ yang hanya mengandalkan proposal dan senioritas. Kita harus mandiri, profesional, dan punya daya saing,” tegasnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa PB FORMULA adalah organisasi kemasyarakatan yang berkomitmen menjadi lembaga yang profesional, jujur, dan tangguh. Untuk mewujudkan hal tersebut, sistem keanggotaan telah berbasis IT digital, di mana kartu kepesertaan anggota dapat digunakan untuk berbagai keperluan elektronik.
Langkah ini diambil agar keanggotaan tidak lagi berbasis asumsi, melainkan berdasarkan data dan fakta yang terstruktur dan transparan.
Selain itu, FORMULA juga aktif di berbagai platform media sosial sebagai sarana dakwah. Menurut para pengurus, dakwah harus mengikuti perkembangan zaman, mengingat banyaknya umat Islam yang aktif di ruang digital.
“Kita harus bisa berdakwah dan beradaptasi sesuai masanya, agar Islam tidak tertinggal atau ditinggalkan oleh zaman,” ujar salah satu pengurus wilayah.
Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama dan buka puasa dalam suasana penuh kebersamaan. Konsolidasi ini diharapkan semakin memperkuat soliditas PW dan PC di wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, dan Banten, serta memperteguh komitmen dalam menjalin persaudaraan, persatuan, dan sinergi ukhuwah umat Islam secara berkelanjutan.
{Redaksi-BM}













