Polda Metro Jaya Gerebek Kampung Bahari, Sita Ratusan Gram Sabu hingga Mesin Pencetak Ekstasi

Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (1/11/2026) pagi. Operasi besar-besaran tersebut menyasar sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi peredaran narkoba

Berita Jakarta18 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA, Beritametropolitan.id – Aparat gabungan kepolisian menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (1/11/2026) pagi. Operasi besar-besaran tersebut menyasar sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi peredaran dan penyalahgunaan narkotika.

 

banner 336x280

Penggerebekan melibatkan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Utara, Bareskrim Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), serta personel Brimob.

 

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso mengatakan, operasi dilakukan secara serentak dari berbagai arah untuk mengantisipasi perlawanan sekaligus memastikan sejumlah titik sasaran dapat diperiksa.

 

Dalam operasi tersebut, petugas menemukan berbagai barang bukti narkotika, mulai dari sabu dengan berat ratusan gram, ganja, hingga ribuan butir pil ekstasi.

 

Polisi juga menemukan mesin pencetak ekstasi yang diduga berkaitan dengan aktivitas produksi narkotika ilegal.

 

Selain narkotika, aparat turut menyita senjata tajam, senjata api, alat isap sabu atau bong, serta sejumlah uang tunai yang diduga berkaitan dengan transaksi narkoba.

 

“Empat Orang Diamankan di Salah Satu Titik Operasi”

Dalam keterangan yang diberitakan sejumlah media, Bismo menyebut empat orang diamankan di salah satu titik sasaran operasi.

 

Tiga orang di antaranya diduga sebagai pengguna narkoba, sementara satu orang lainnya diduga memiliki barang bukti pil psikotropika. Polisi menyatakan masih melakukan pendalaman untuk memastikan peran masing-masing.

 

Sementara itu, laporan media lain menyebut jumlah orang yang diamankan dalam keseluruhan operasi berbeda. Karena itu, jumlah total orang yang diamankan masih perlu dipastikan melalui keterangan resmi kepolisian.

 

“Polisi Bidik Jaringan Bandar Besar”

Penggerebekan tersebut menjadi bagian dari upaya aparat membongkar jaringan peredaran narkotika yang diduga masih beroperasi di kawasan Kampung Bahari.

 

Bismo menyatakan kepolisian akan terus melakukan pengejaran terhadap bandar narkoba yang diduga berada di balik aktivitas peredaran tersebut.

 

Aparat juga menyoroti keberadaan lapak-lapak di sepanjang rel kereta api yang diduga digunakan sebagai tempat transaksi narkotika.

 

Polisi berencana melanjutkan operasi, membongkar lapak-lapak yang disalahgunakan, serta mengejar pihak-pihak yang diduga menjadi pemasok dan pengendali jaringan.

 

Pengungkapan ini kembali menjadi perhatian terhadap persoalan peredaran narkotika di kawasan permukiman padat penduduk.

 

Penindakan terhadap pengguna dan pengedar di lapangan perlu diikuti dengan pengembangan penyidikan untuk mengungkap pemasok, bandar besar, jalur distribusi, serta kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas.

 

Masyarakat juga diharapkan berperan aktif memberikan informasi kepada aparat apabila menemukan dugaan aktivitas peredaran narkotika di lingkungan sekitarnya.

{Nurman-BM}

Beritametropolitan.id

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *