Tragedi Truk Molen di Bekasi: Enam Orang Tewas, Polisi Selidiki Dugaan Rem Blong

Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Cut Mutia, tepatnya di depan Universitas Bina Sarana Informatika (BSI), Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi

banner 468x60

BEKASI, Beritametropolitan.id – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Cut Mutia, tepatnya di depan Universitas Bina Sarana Informatika (BSI), Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (1/11/2026) sore.

 

banner 336x280

Sebuah truk molen bermuatan material semen menabrak kerumunan warga yang tengah berada di sekitar halte. Akibat peristiwa tersebut, enam orang dilaporkan meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka.

 

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Truk bernomor polisi B-9548-MV tersebut diketahui melaju dari arah Universitas Islam 45 (UNISMA) menuju Rawapanjang.

 

Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Joko Sembodo, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan awal, kendaraan diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman saat melintasi jalan menurun.

 

Kondisi tersebut membuat pengemudi kehilangan kendali. Truk kemudian oleng ke kiri dan menghantam sejumlah warga yang sedang berada di dekat halte dan tembok bangunan.

 

Dugaan awal mengenai rem blong masih menjadi bagian dari penyelidikan kepolisian untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

 

Enam Orang Meninggal Dunia, Enam Korban Luka-luka

 

Berdasarkan keterangan kepolisian yang diberitakan ANTARA, total terdapat 12 korban dalam kecelakaan tersebut.

 

Enam korban meninggal dunia, terdiri atas satu anak dan lima orang dewasa. Sementara enam korban lainnya mengalami luka-luka dan mendapatkan perawatan medis di sejumlah rumah sakit di Kota Bekasi.

 

Korban meninggal dunia dievakuasi ke RS Siloam Rawa Panjang dan RSUD Kota Bekasi. Adapun korban luka-luka mendapatkan penanganan di RS Juwita dan RS Siloam Rawa Panjang.

 

Peristiwa ini menyisakan duka mendalam, mengingat para korban berada di lokasi untuk menunggu transportasi umum ketika truk tiba-tiba kehilangan kendali.

 

Sopir Truk Diamankan Polisi

 

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengamankan pengemudi truk berinisial TM untuk menjalani pemeriksaan.

 

Menurut Kapolres, pengemudi saat itu masih diperiksa sebagai saksi. Namun, polisi tidak menutup kemungkinan peningkatan status hukum apabila ditemukan bukti yang cukup.

 

Penyidik juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi yang mengetahui langsung peristiwa tersebut.

 

Selain itu, polisi turut mendalami kondisi kendaraan, termasuk riwayat perawatan, pemeliharaan berkala, serta kelengkapan dokumen kendaraan dan pelaksanaan uji KIR.

 

Kelaikan Kendaraan Menjadi Sorotan

 

Kecelakaan yang merenggut enam nyawa ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan terhadap kendaraan berat yang beroperasi di jalan raya.

 

Pemeriksaan terhadap sistem pengereman, kondisi teknis kendaraan, hingga kepatuhan terhadap kewajiban uji berkala menjadi aspek penting untuk mengungkap penyebab sebenarnya.

 

Polisi masih mengumpulkan bukti untuk memastikan apakah kecelakaan tersebut murni disebabkan gangguan teknis atau terdapat faktor lain yang turut berkontribusi.

 

Hasil pemeriksaan kendaraan dan keterangan saksi diharapkan dapat memberikan gambaran utuh mengenai rangkaian peristiwa tersebut.

 

Polisi Diminta Mengusut Tuntas

 

Tragedi di Rawalumbu ini menjadi pengingat bahwa keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas, khususnya dalam pengoperasian kendaraan berat yang memiliki risiko tinggi apabila mengalami gangguan teknis.

 

Penanganan perkara diharapkan tidak hanya berhenti pada pemeriksaan pengemudi, tetapi juga mengungkap kondisi kendaraan, tanggung jawab pemilik atau pengelola armada apabila ditemukan pelanggaran, serta faktor-faktor yang menyebabkan kecelakaan.

 

Hingga berita ini disusun, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan Polres Metro Bekasi Kota.

 

Beritametropolitan.id akan terus memantau perkembangan penanganan kasus ini, termasuk hasil pemeriksaan kendaraan dan status hukum pengemudi.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *