Mahasiswi Esa Unggul Terpeleset di Depan Pos 1 Tanjung Priok, Solar Diduga Berserakan di Jalan

Berita Jakarta124 Dilihat

JAKARTA UTARA, Beritametropolitan.id — Kecelakaan lalu lintas terjadi di depan Pos 1 Tanjung Priok, Jakarta Utara. Seorang mahasiswi Universitas Esa Unggul yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy warna putih dilaporkan terpeleset saat melintas di lokasi.

 

Kecelakaan tersebut diduga terjadi akibat kondisi badan jalan yang licin karena terdapat bahan bakar minyak (BBM) jenis solar yang berserakan di permukaan jalan.

 

Informasi awal yang diperoleh di lokasi menyebutkan, tumpahan solar tersebut diduga berasal dari sebuah mobil kontainer yang mengangkut alat berat jenis crane. Kendaraan tersebut disebut melintas dari arah pelabuhan menuju jalan keluar kawasan Tanjung Priok.

 

Menurut keterangan seorang Pak Ogah yang berada di sekitar lokasi, solar terlihat tumpah dan berserakan di badan jalan sebelum akhirnya terjadi kecelakaan terhadap pengendara sepeda motor tersebut.

 

Akibat kondisi jalan yang licin, motor Scoopy warna putih yang dikendarai mahasiswi tersebut diduga kehilangan traksi hingga akhirnya terpeleset.

 

Belum diperoleh keterangan resmi mengenai identitas lengkap korban maupun kondisi korban setelah kejadian.

 

*Solar Berserakan Jadi Sorotan”

Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena kawasan Pos 1 Tanjung Priok merupakan salah satu jalur yang banyak dilalui kendaraan, termasuk kendaraan berat dari dan menuju kawasan pelabuhan.

 

Apabila benar terdapat tumpahan solar di badan jalan dan tidak segera dilakukan pembersihan atau pengamanan, kondisi tersebut dapat membahayakan pengguna jalan lainnya, khususnya pengendara sepeda motor.

 

Karena itu, pihak terkait diharapkan segera melakukan pengecekan terhadap lokasi serta memastikan sumber tumpahan solar tersebut.

 

“Perlu Penelusuran Kendaraan Pengangkut Crane”

Informasi mengenai solar yang diduga berasal dari kontainer pengangkut crane masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Pihak berwenang dapat menelusuri kendaraan yang melintas dari arah pelabuhan, termasuk apabila terdapat rekaman kamera pengawas di sekitar Pos 1.

 

Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan apakah benar tumpahan solar berasal dari kendaraan tersebut atau terdapat sumber lain.

 

Selain itu, apabila ditemukan tumpahan BBM di jalan, penanganan secara cepat diperlukan agar tidak kembali menyebabkan kecelakaan.

 

Peristiwa ini juga menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap kendaraan pengangkut alat berat yang keluar-masuk kawasan pelabuhan, terutama terkait kondisi kendaraan dan potensi material atau cairan yang dapat membahayakan pengguna jalan.

 

Hingga berita ini disusun, informasi mengenai penyebab pasti kecelakaan dan asal tumpahan solar tersebut masih merupakan informasi awal dari lapangan dan belum mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak kepolisian maupun pengelola kawasan pelabuhan.

 

Beritametropolitan.id akan mengikuti perkembangan informasi dan keterangan resmi terkait peristiwa tersebut.

{Nurman-BM}