Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Terima Audiensi PB-FORMULA, Bahas Kolaborasi dan Penguatan Sektor Pertanian

Berita Jakarta85 Dilihat
banner 468x60

Jakarta, Beritametropolitan.id – Pengurus Besar Forum Ulama dan Aktivis Islam (PB-FORMULA) menggelar audiensi di Kementerian Pertanian Republik Indonesia yang diterima oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman beserta jajaran. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat membangun sinergi guna mendukung kemajuan sektor pertanian serta memperkuat ketahanan pangan nasional.

 

banner 336x280

Delegasi PB-FORMULA dipimpin langsung oleh Tuan Guru Drs. Dedi Hermanto selaku Ketua Umum Pengurus Besar Forum Ulama dan Aktivis Islam (PB-FORMULA). Turut hadir dalam rombongan jajaran pengurus PB-FORMULA, Pengurus Pemuda Formula (PP-FORMULA), serta Pengurus Wanita Formula (PW-FORMULA) dari berbagai daerah di Indonesia sebagai bentuk komitmen bersama mendukung program-program strategis pemerintah di bidang pertanian.

 

Dalam audiensi tersebut, Tuan Guru Drs. Dedi Hermanto menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pertanian atas kesempatan berdialog secara langsung mengenai berbagai aspirasi masyarakat, khususnya terkait pemberdayaan petani, pemanfaatan lahan produktif, pengembangan perkebunan, dan penguatan ketahanan pangan nasional.

Audiensi tersebut menghasilkan sejumlah rencana program kerja sama antara Kementerian Pertanian dan PB-FORMULA dalam pemanfaatan lahan untuk ditanami berbagai komoditas unggulan, penyediaan benih unggul, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta dukungan terhadap kelompok tani di wilayah yang memiliki kepengurusan PB-FORMULA.

 

Beberapa program yang disampaikan dalam audiensi tersebut antara lain:

1. PW-FORMULA Aceh Mendapatkan program benih jagung untuk lahan sekitar 700 hektare yang tersebar di tiga provinsi, berikut bantuan traktor, alsintan, serta dukungan biaya tanam.

 

2. PW-FORMULA Jawa Tengah Mendapatkan bantuan benih jagung dan cabai untuk lahan seluas sekitar 350 hektare yang tersebar di beberapa kabupaten dan kota, disertai bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan).

 

3. PW-FORMULA Lampung Mendapatkan program pengembangan bibit kopi untuk lahan sekitar 25 hektare di wilayah Kabupaten Tanggamus.

 

Menurut pihak PB-FORMULA, dalam pertemuan tersebut Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman langsung menginstruksikan kepada jajarannya agar segera menindaklanjuti dan merealisasikan program-program yang telah dibahas sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

 

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PB-FORMULA, Nandang Sektiyo, S.IP., menyampaikan apresiasinya atas respons cepat Menteri Pertanian terhadap berbagai aspirasi yang disampaikan.

 

“Kami sangat mengapresiasi Bapak Menteri Pertanian yang menerima, mendengarkan, dan menampung aspirasi masyarakat dengan tegas, lugas, serta menunjukkan kepedulian terhadap rakyat. Kami berharap berbagai program yang telah dibahas dapat segera direalisasikan demi kesejahteraan masyarakat dan para petani,” ujarnya.

 

Selain membahas sektor pertanian, keluarga besar FORMULA juga menyampaikan agenda nasional organisasi.

 

Dalam waktu dekat, PP Pemuda Formula (PP-FORMULA) akan menggelar Turnamen Futsal Skala Nasional pada Agustus 2026 yang direncanakan memperebutkan Piala Menteri Pertanian dan akan diikuti oleh berbagai organisasi kepemudaan tingkat nasional.

 

Selanjutnya, pada 28 Oktober 2026, Pengurus Besar Forum Ulama dan Aktivis Islam (PB-FORMULA) akan menyelenggarakan Simposium Nasional Resolusi Kebangsaan dengan tema “Tokoh Bangsa Memberikan Solusi”. Menurut pihak PB-FORMULA, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman diharapkan dapat menghadiri kegiatan tersebut dan memberikan apresiasi terhadap agenda kebangsaan yang akan dilaksanakan.

 

Menutup audiensi, Tuan Guru Drs. Dedi Hermanto selaku Ketua Umum Pengurus Besar Forum Ulama dan Aktivis Islam (PB-FORMULA) menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, pemberdayaan petani, serta pengembangan sektor pertanian yang berkelanjutan.

 

Sebagai landasan hukum, berbagai program pembangunan pertanian mengacu pada Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, serta Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2019 tentang Sistem Budi Daya Pertanian Berkelanjutan

.

Melalui audiensi ini, PB-FORMULA berharap sinergi yang telah terjalin bersama Kementerian Pertanian dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, meningkatkan kesejahteraan petani, memperkuat ketahanan pangan nasional, serta mendorong pembangunan pertanian Indonesia yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.

 

“{Redaksi-BM}”

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *