Mobil Distribusi BGN Tabrak Gerbang SDN 01 Kali Baru Timur, Belasan Siswa Jadi Korban dan Satu Orang Guru

Berita, Nasional159 Dilihat
banner 468x60

Jakarta Utara, Beritametropolitan.id — Suasana kegiatan literasi pagi di SDN 01 Kali Baru Timur, Cilincing, Jakarta Utara berubah mencekam setelah sebuah mobil distribusi Makanan Bergizi Gratis milik Badan Gizi Nasional (BGN) kehilangan kendali dan menabrak gerbang sekolah, Kamis 11 Desember 2025. Insiden tersebut mengakibatkan belasan siswa luka-luka, bahkan beberapa di antaranya sempat terlindas mobil.

 

banner 336x280

Kejadian terjadi sekitar pukul 07.10 WIB, ketika seluruh siswa sedang duduk di halaman untuk mengikuti kegiatan membaca buku bersama (literasi). Mobil yang akan menurunkan paket makanan bergizi diduga melaju terlalu cepat, sehingga tidak mampu menghentikan laju tepat di depan sekolah dan langsung menghantam pagar hingga roboh.

Menurut saksi, kendaraan terlihat oleng sebelum masuk ke area halaman dan menyeret sejumlah siswa. Para guru dan warga langsung berlari menolong korban yang terpental maupun terjepit akibat tumbukan.

Turah, selaku Wakil Kepala Sekolah, menyampaikan bahwa situasi berlangsung sangat cepat dan membuat seluruh tenaga pendidik panik.

> “Anak-anak sedang asyik membaca. Dalam hitungan detik, mobil langsung menabrak pagar dan masuk ke arah siswa. Kami berusaha secepat mungkin mengevakuasi mereka,” ujar Turah.

 

Data Korban: Dua korban dirawat di Puskesmas Cilincing II:

– Aditya Pradipta, Kelas 3C

– Maulana Aufar, Kelas 5B

Korban lainnya dirujuk ke RSUD Cilincing untuk penanganan lebih lanjut:

– Maryono, Guru Kelas 4B

– Salsabila, Kelas 3C

– Ahmad Faizan, Kelas 2C

– Bagus, Kelas 1B

– Khanza, Kelas 3D

– Dian, Kelas 3B

– Anisa, Kelas 3D

– Surya, Kelas 3D

– Dita, Kelas 3C

– Hafiiz, Kelas 3B

– Weren, Kelas 3B

– Nabil, Kelas 3D

– Alvaro, Kelas 3D

– Lilo, Kelas 4B

– Rey, Kelas 3C

– Hafiz, Kelas 1A

– Yuda, Kelas 3C

– Ray Firmansyah, Kelas 3C

Petugas kesehatan dari puskesmas dan RSUD Cilincing bergerak cepat melakukan penanganan darurat. Beberapa siswa mengalami luka memar dan lecet, sementara sebagian lainnya mengalami cedera yang membutuhkan observasi lebih intensif.

 

Pihak Polres saat di wawancarai awak media, menyebutkan bahwa pengemudi mobil telah diamankan dan menjalani pemeriksaan. Dugaan sementara mengarah pada kelalaian pengemudi atau gangguan teknis pada rem, namun penyelidikan masih berlangsung.

> “Kami sedang mendalami kondisi kendaraan serta meminta keterangan sopir dan saksi-saksi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan,” ujar pihak kepolisian.

 

Kejadian ini menimbulkan trauma mendalam bagi siswa dan orang tua. Banyak orang tua mendatangi sekolah setelah menerima kabar, khawatir dengan kondisi putra-putri mereka. Barang-barang siswa yang berserakan dan pagar sekolah yang hancur menjadi bukti kerasnya benturan.

 

Program Makanan Bergizi Gratis dari BGN yang selama ini berjalan dengan baik kini menjadi sorotan publik, terutama terkait aspek keselamatan kendaraan operasional di lingkungan sekolah.

 

Pihak sekolah, BGN, dan otoritas terkait terus melakukan koordinasi untuk memastikan seluruh korban mendapatkan perawatan optimal serta mencegah kejadian serupa terjadi di masa mendatang.

Redaksi.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *