Perkuat Fondasi Ekonomi Daerah, Lumajang Integrasikan Hilirisasi, UMKM, dan Digitalisasi

Daerah24 Dilihat

Lumajang, Beritametropolitan.id – Pemerintah Kabupaten Lumajang mempercepat langkah penguatan pertumbuhan ekonomi daerah melalui strategi yang berfokus pada sektor unggulan, peningkatan nilai tambah, serta percepatan transformasi digital.

 

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah) saat membuka High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah (TP2ED), Senin (23/2/2026).

 

Bunda Indah menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi yang berkualitas harus bertumpu pada potensi lokal, memperkuat pelaku usaha, serta menciptakan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

 

“Sektor unggulan daerah harus dikelola secara berkelanjutan agar pertumbuhan tidak hanya meningkat secara angka, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

 

Sektor pertanian menjadi prioritas utama karena menjadi tulang punggung ekonomi Lumajang. Penguatan dilakukan melalui peningkatan produktivitas, pemanfaatan teknologi, serta pengembangan hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah produk.

 

Dengan pendekatan tersebut, petani tidak hanya berperan sebagai produsen bahan mentah, tetapi juga bagian dari rantai ekonomi yang lebih bernilai.

 

Selain pertanian, sektor pariwisata terus didorong sebagai penggerak ekonomi baru. Peningkatan kunjungan wisata dinilai mampu menciptakan efek berganda bagi sektor transportasi, akomodasi, kuliner, serta pelaku UMKM lokal.

 

“Ketika pariwisata tumbuh, ekonomi masyarakat ikut bergerak. Inilah multiplier effect yang harus kita perkuat,” tambahnya.

 

Transformasi digital juga menjadi agenda strategis untuk memperluas akses pasar, meningkatkan efisiensi usaha, serta memperkuat sistem distribusi dan rantai pasok.

 

Digitalisasi memungkinkan pelaku usaha, khususnya UMKM, menjangkau pasar yang lebih luas sekaligus meningkatkan daya saing di tengah dinamika ekonomi yang semakin cepat.

 

Menurut Bunda Indah, kolaborasi antara pemerintah daerah, perbankan, pelaku usaha, dan lembaga pendukung menjadi kunci agar akselerasi ekonomi berjalan terarah dan berkelanjutan.

 

“Kita ingin membangun ekonomi yang inklusif, adaptif, dan tahan terhadap berbagai tantangan,” tegasnya.

 

Melalui penguatan sektor unggulan dan transformasi ekonomi berbasis teknologi, Pemkab Lumajang menargetkan pertumbuhan yang tidak hanya stabil, tetapi juga mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat kemandirian ekonomi daerah.

Akmal – Bm