Presiden Prabowo Tiba di Cebu untuk Hadiri KTT ASEAN ke-48, Gunakan Kendaraan Taktis Maung

Berita81 Dilihat
banner 468x60

Cebu, Filipina, Beritametropolitan.id — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Mactan-Cebu International Airport, tepatnya di terminal General Aviation (Gen-AV), Cebu, Filipina, pada Kamis (7/5/2026) pukul 13.45 waktu setempat. Kedatangan Presiden Prabowo dalam rangka menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN ke-48 yang berlangsung pada 7 hingga 8 Mei 2026.

 

banner 336x280

Setibanya di Cebu, Presiden Prabowo mendapat sambutan resmi dari Eduardo Oban selaku Penasihat Keamanan Nasional Republik Filipina. Penyambutan kenegaraan berlangsung khidmat dengan jajar pasukan kehormatan di bawah tangga pesawat, serta penampilan tari-tarian tradisional khas Filipina sebagai bentuk penghormatan kepada Kepala Negara Indonesia.

 

Selain prosesi penyambutan resmi, Presiden Prabowo juga menerima buket bunga dari pihak tuan rumah sebagai simbol persahabatan dan hubungan bilateral yang erat antara Indonesia dan Filipina.

 

Kedatangan Presiden Prabowo kali ini juga mencuri perhatian publik internasional. Untuk pertama kalinya dalam agenda kunjungan luar negeri, Presiden dijemput menggunakan kendaraan taktis ringan Maung, hasil pengembangan industri pertahanan nasional Indonesia yang diproduksi oleh PT Pindad.

 

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa penggunaan Maung dalam agenda internasional Presiden menjadi simbol kebanggaan nasional sekaligus representasi kemajuan industri pertahanan dalam negeri.

 

Menurut Teddy, kendaraan taktis Maung telah dikembangkan sejak Prabowo menjabat Menteri Pertahanan dan kini produksinya di PT Pindad telah mencapai 3.200 unit. Kendaraan tersebut telah digunakan dalam berbagai operasi strategis dan kebutuhan nasional.

 

“Maung bukan sekadar kendaraan operasional, tetapi juga simbol kemandirian bangsa, kepercayaan diri nasional, dan kemajuan teknologi industri Indonesia,” ujar Teddy.

 

Penggunaan kendaraan Maung dalam forum internasional seperti KTT ASEAN ke-48 dinilai menjadi bagian dari diplomasi modern Indonesia, yang menunjukkan kemampuan bangsa dalam membangun industri pertahanan yang mandiri dan kompetitif di tingkat global.

 

Kehadiran Presiden Prabowo dalam KTT ASEAN ke-48 di Cebu diharapkan memperkuat posisi Indonesia dalam pembahasan berbagai isu strategis kawasan, termasuk kerja sama ekonomi, keamanan regional, stabilitas politik, dan penguatan solidaritas antarnegara Asia Tenggara.

 

“Dari dalam negeri, untuk Indonesia, hadir di panggung dunia,” tutup Teddy.

 

{Redaksi-BM}

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *