Sinergi Forkopimca Senduro: Matangkan Pengamanan Ritual Melasti dan Pawai Ogoh-Ogoh 2026

Daerah13 Dilihat

Lumajang, Beritametropolitan.id – Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi tahun 2026, jajaran Polsek Senduro bersama unsur Forkopimca menggelar rapat koordinasi (rakor) strategis di Pura Mandara Giri Semeru Agung (MGSA) Senduro, Rabu (4/3/2026).

 

Pertemuan ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan, mulai dari Upacara Melasti hingga Pawai Ogoh-ogoh, berjalan aman, tertib, dan kondusif.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Senduro, AKP Wahono Pudji Santoso, bersama jajaran pimpinan Kecamatan Senduro. Fokus utama pembahasan adalah manajemen lalu lintas dan pengamanan massa, mengingat volume kendaraan dan peserta yang diprediksi akan membludak.

 

Persiapan Logistik dan Rute Melasti

Berdasarkan hasil koordinasi, Upacara Melasti dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 15 Maret 2026. Iring-iringan umat akan memulai perjalanan (start) dari Pura MGSA Senduro tepat pukul 07.00 WIB menuju Pantai Watu Pecak, Pasirian.

 

Kapolsek Senduro, AKP Wahono Pudji Santoso, mengungkapkan bahwa estimasi kendaraan yang akan mengikuti prosesi ini cukup besar, sehingga diperlukan pengawalan ketat.

 

“Data sementara menunjukkan akan ada sekitar 40 unit truk, 90 unit kendaraan pribadi, dan kurang lebih 100 unit sepeda motor yang ikut dalam rombongan Melasti. Kami dari pihak kepolisian akan memastikan jalur yang dilalui dari Senduro hingga Pasirian tetap lancar tanpa mengganggu aktivitas warga lainnya,” ujar AKP Wahono Pudji Santoso.

 

Kemeriahan Pawai Ogoh-Ogoh di Senduro

Selain Melasti, agenda yang paling dinantikan masyarakat adalah Pawai Ogoh-ogoh yang akan digelar pada Rabu, 18 Maret 2026. Acara dimulai pukul 20.00 WIB dengan rute melingkar di pusat Kecamatan Senduro.

 

“Rute pawai akan dimulai dari Pura MGSA, menuju Pertigaan Indomaret, melintasi Mako Koramil Senduro, Kantor Kecamatan, dan kembali lagi ke Pura MGSA. Puncaknya, sekitar pukul 23.00 WIB, akan dilakukan ritual pembakaran Ogoh-ogoh di area parkir belakang Pura,” tambah Kapolsek.

 

AKP Wahono menekankan pentingnya kerja sama antara panitia penyelenggara dan petugas keamanan di lapangan. Mengingat kegiatan ini melibatkan banyak kendaraan dan massa, aspek keselamatan berkendara menjadi prioritas utama.

 

“Kami mengimbau kepada seluruh peserta untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas, terutama bagi pengendara sepeda motor agar tetap menggunakan helm. Kami juga mengajak seluruh lapisan masyarakat Senduro untuk menjaga toleransi dan mendukung kelancaran ibadah saudara-saudara kita umat Hindu agar situasi tetap kondusif,” tegasnya.

 

Pihak Polsek Senduro memastikan akan menerjunkan personel gabungan guna melakukan penyekatan dan pengaturan arus di titik-titik rawan kemacetan selama prosesi berlangsung. Dengan persiapan yang matang ini, diharapkan rangkaian Nyepi di Senduro dapat menjadi simbol keharmonisan dan kedamaian di Kabupaten Lumajang.

 

Akmal – Bm.