*Sinergi Polri dan Kampus, Kapolres Metro Jakarta Timur Sambangi Universitas Borobudur*

Berita61 Dilihat
banner 468x60

Jakarta Timur, Beritametropolitan. Id – Kombes Pol. Dr. Alfian Nurrizal mengunjungi Universitas Borobudur di Jalan Raya Kalimalang No. 1, Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Selasa (21/4/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Polri dan dunia pendidikan dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

 

banner 336x280

Dalam kegiatan tersebut, ia didampingi sejumlah pejabat Polres Metro Jakarta Timur dan diterima oleh jajaran pimpinan serta akademisi Universitas Borobudur. Pertemuan itu membahas penguatan kerja sama kelembagaan, sekaligus rencana tindak lanjut melalui forum diskusi bersama yang melibatkan unsur kepolisian dan kalangan kampus.

 

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol. Dr. Alfian Nurrizal menyampaikan perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai mitra Polri, terutama dalam memberikan kontribusi pemikiran, edukasi publik, serta solusi terhadap berbagai dinamika sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

 

“Sinergi antara Polri dan institusi pendidikan sangat penting untuk membangun kolaborasi yang positif. Kampus dapat menjadi mitra strategis dalam memberikan kontribusi pemikiran, edukasi, dan solusi terhadap berbagai dinamika sosial di masyarakat,” kata kapolres dalam keterangannya, Selasa (21/4/2026).

 

Selain memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan, Polres Metro Jakarta Timur juga terus menjalin kerja sama dengan masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan berbagai elemen lainnya. Keterlibatan seluruh unsur ini dinilai penting untuk memperkuat upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jakarta Timur.

 

Menurutnya, kolaborasi tersebut juga menjadi bagian penting dalam pencegahan potensi gangguan kamtibmas, termasuk aksi tawuran. Dalam hal ini, organisasi kemasyarakatan diharapkan dapat berperan sebagai sabuk kamtibmas di lingkungannya masing-masing.

 

“Kami juga menjalin kerja sama dengan masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh elemen, termasuk organisasi kemasyarakatan, sebagai sabuk kamtibmas di wilayahnya masing-masing. Dengan kolaborasi yang kuat, upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bisa dilakukan secara bersama-sama,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, hasil pertemuan tersebut akan ditindaklanjuti melalui pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) sebagai langkah konkret untuk memperkuat sinergi antara kepolisian dan kalangan akademisi. Melalui forum itu, diharapkan lahir gagasan dan rekomendasi yang konstruktif bagi kepentingan masyarakat serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif.

 

{Redaksi-BM}

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *