Manado, Beritametropolitan.id – Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Puan Maharani, menyebut Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sebagai salah satu basis kuat partainya di kawasan utara Indonesia. Ia meminta seluruh kader PDIP di daerah tersebut tetap solid, menjaga disiplin organisasi, serta bergerak dalam satu komando dan satu barisan.
Pernyataan tersebut disampaikan Puan saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Tiga Pilar Partai yang diselenggarakan DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara di Manado, Kamis (5/11/2026) petang.
Dalam kegiatan tersebut, Puan hadir bersama sejumlah anggota Fraksi PDIP DPR RI. Kedatangannya disambut Ketua DPD PDIP Sulawesi Utara Olly Dondokambey beserta jajaran pengurus partai.
“Saya selalu senang kalau datang ke Sulawesi Utara, yang saya lihat sebagai kandang banteng di beranda utara Indonesia,” ujar Puan dalam sambutannya.
Ia menilai semangat kader PDIP di Sulawesi Utara masih terjaga dan terus bergerak dalam menjalankan aktivitas serta perjuangan politik partai.
Dalam kesempatan tersebut, Puan juga menyoroti pentingnya penguatan struktur organisasi partai, khususnya kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Pengurus Anak Cabang (PAC) yang telah terbentuk di seluruh wilayah Sulawesi Utara.
Menurutnya, terbentuknya kepengurusan bukan berarti proses konsolidasi organisasi telah selesai. Justru, pembentukan struktur harus menjadi awal dari kerja nyata seluruh kader.
Ia meminta setiap pengurus memiliki agenda kerja yang jelas, menjalankan tanggung jawab organisasi, serta hadir dan memberikan manfaat di tengah kehidupan masyarakat.
“Kita harus memastikan setiap kepengurusan benar-benar hidup, memiliki agenda kerja, menjalankan tanggung jawab, dan hadir dalam kehidupan masyarakat,” tegasnya.
Puan mengingatkan bahwa kekuatan partai tidak hanya diukur dari lengkapnya struktur kepengurusan, tetapi juga dari kemampuan organisasi menjalankan fungsi politik dan membangun hubungan dengan masyarakat.
“Tiga Agenda Utama Menuju Pemilu”
Puan turut menyinggung hasil Kongres PDIP pada Agustus 2025. Menurutnya, konsolidasi pascakongres perlu dijalankan melalui tiga agenda utama.
Pertama, menata kepengurusan partai agar organisasi berjalan efektif hingga tingkat bawah.
Kedua, menyusun dan memperkuat kekuatan partai, termasuk membangun kemampuan organisasi dalam menjaring pemilih serta memetakan kekuatan politik di setiap daerah pemilihan.
Ketiga, membangun jalan kemenangan melalui persiapan dan perencanaan politik yang matang menuju Pemilu mendatang.
Ia menilai seluruh jajaran partai harus mampu menerjemahkan ketiga agenda tersebut menjadi program kerja yang terukur.
Puan juga mengingatkan bahwa waktu persiapan politik semakin terbatas sehingga seluruh kader dituntut bekerja lebih cepat, terarah, dan disiplin.
“Diikuti 1.900 Kader PDIP Sulawesi Utara”
Rakor Tiga Pilar PDIP Sulawesi Utara tersebut diikuti sekitar 1.900 kader dari berbagai tingkatan organisasi.
Peserta terdiri dari pengurus DPC, kepala daerah dan wakil kepala daerah dari kader PDIP, anggota DPRD, pengurus PAC, pengurus ranting, serta badan dan sayap partai.
Melalui kegiatan tersebut, Puan berharap seluruh unsur partai, baik di jajaran eksekutif, legislatif maupun struktur kepengurusan, mempunyai arah kerja politik yang sama.
Ia menekankan pentingnya kesatuan langkah agar seluruh elemen partai dapat menjalankan tugas organisasi secara konsisten.
Pesan Tegas: Satu Komando, Satu Barisan, Satu Perjuangan
Menutup arahannya, Puan kembali mengingatkan pentingnya menjaga soliditas dan disiplin organisasi di seluruh tingkatan kepengurusan.
Menurutnya, satu komando berarti seluruh kader memiliki komitmen yang sama dalam menjaga organisasi. Sementara satu barisan merupakan bentuk kedisiplinan dan semangat gotong royong dalam menjalankan tugas politik.
Adapun satu perjuangan menjadi landasan bagi seluruh kader untuk memiliki tujuan bersama dalam membesarkan dan memperkuat partai.
“Jadikan setiap waktu yang tersedia sebagai kesempatan untuk memperkuat organisasi dan kerja politik partai. Satu Komando, Satu Barisan, Satu Perjuangan!” pungkas Puan.
Pernyataan tersebut menjadi penegasan pentingnya konsolidasi internal PDIP di Sulawesi Utara, sekaligus dorongan agar seluruh struktur partai tidak hanya kuat secara organisasi, tetapi juga mampu menjalankan kerja nyata di tengah masyarakat.
{Nurman-BM}
#Beritametropolitan.id
Sumber: Liputan6









