Bitung, Beritametropoltan.id – Tuama Muda Michaellz Hontong (Kello) menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk mengemban amanah sebagai Panglima DMBI Kota Bitung.
Dalam pernyataan resminya, Michaellz Hontong mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum DMBI Nusantara, Tonaas Wangko Bapak Jmaesa G., serta Ketua DMBI Sulawesi Utara, Tonaas Bapak Benny Kawung, atas mandat dan kepercayaan yang diberikan.
Menurutnya, amanah tersebut merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi. Ia menegaskan kesiapannya untuk patuh dan taat terhadap seluruh aturan organisasi serta melaksanakan setiap tugas dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan sepenuh hati demi kemajuan DMBI serta mempererat persatuan masyarakat.
Selain itu, Michaellz Hontong juga menegaskan komitmennya untuk menjaga, merawat, dan melestarikan Tanah Toar Lumimuut, mempertahankan keluhuran adat istiadat, melestarikan budaya Minahasa, serta menjaga kelestarian alam sebagai warisan yang harus diteruskan kepada generasi mendatang.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjunjung tinggi nilai persaudaraan, saling menghormati, menjaga persatuan, dan mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan demi terciptanya kehidupan yang damai dan harmonis.
Menurutnya, falsafah hidup masyarakat Minahasa, “Sitou Timou Tumou Tou”, harus menjadi pedoman dalam membangun kebersamaan, memperkuat persaudaraan, serta menjaga kehormatan adat dan budaya Minahasa.
Sebagai Panglima DMBI Kota Bitung, Michaellz Hontong juga menyatakan kesiapan untuk menjalin sinergi dan kerja sama dengan Pemerintah Daerah, TNI, Polri, serta seluruh unsur masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Sulawesi Utara.
“Dengan semangat persatuan dan gotong royong, mari kita ciptakan Sulawesi Utara yang aman, damai, sejuk, dan harmonis,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Michaellz Hontong berharap Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan hikmat, kekuatan, serta perlindungan kepada seluruh keluarga besar DMBI dan masyarakat dalam menjalankan tugas demi kemajuan organisasi, daerah, bangsa, dan tanah leluhur.
Pernyataan tersebut ditutup dengan salam khas DMBI Nusantara:
“Sitou Timou Tumou Tou.”
“Torang Samua Basudara.”
“Salam Lestari Budaya Minahasa.”
“{Perwakilan BM Sulut: Michael}”








