Dulu Dicap ‘Anak Gaul’, Kini Jadi Penyejuk Hati! Inilah Kisah Ustadz Handy Bonny, Dai Bandung yang Ajarkan Hijrah Tanpa Menghakimi

Berita9 Dilihat
banner 468x60

Bandung, Beritametropolitan.id – Jika Anda melihat seorang pria mengenakan kemeja flanel, topi kupluk, dan kacamata modis sedang berbicara santai di tengah kerumunan anak muda, jangan salah sangka. Ia bukanlah seorang influencer fashion, melainkan Ustadz Handy Bonny, pendakwah asal Bandung yang sukses mengubah wajah dakwah menjadi lebih “renyah” dan kekinian.

 

banner 336x280

Pria kelahiran 14 April 1988 ini telah menjadi magnet bagi kaum milenial dan Gen Z. Lewat pembawaannya yang tenang, pria yang akrab disapa Mas Bonny ini membuktikan bahwa bicara soal agama tidak harus selalu kaku dan berjarak.

 

Alumnus UNPAD yang Menemukan Jalan “Pulang”

Latar belakang pendidikan Ustadz Handy Bonny tergolong mentereng. Ia merupakan alumnus Universitas Padjadjaran (UNPAD), yang membuatnya memiliki kemampuan komunikasi publik yang sangat baik. Namun, perjalanan spiritualnya benar-benar terasah saat ia memutuskan untuk mendalami ilmu agama di Pondok Pesantren Daarut Tauhid milik Aa Gym.

 

Perpaduan antara pemikiran akademis dan didikan pesantren inilah yang melahirkan gaya dakwah unik. Ia mampu membedah masalah-masalah berat seperti tauhid dan takdir dengan analogi sederhana yang sering dialami anak muda di jalanan maupun di kafe.

 

Dakwah “On The Road”: Merangkul Tanpa Memukul

Ustadz Handy Bonny dikenal dengan gerakan dakwahnya yang tidak terbatas pada dinding masjid. Melalui pendekatan “On The Road”, ia masuk ke komunitas-komunitas yang selama ini mungkin merasa “takut” untuk mendekat ke agama:

 

Penampilan yang Relatable: Dengan gaya santainya, ia memecah kecanggungan sehingga anak muda merasa sedang mengobrol dengan seorang kakak, bukan sedang diceramahi.

 

Tema yang Membumi: Materi tentang cinta, kegalauan masa depan, pernikahan, hingga tips mencari rezeki menjadi menu utama yang selalu dinanti.

 

Filosofi Hijrah: Salah satu pesan paling kuat yang sering ia sampaikan adalah: “Setiap orang baik punya masa lalu yang buruk, dan setiap orang yang buruk punya masa depan yang baik.”

 

Pesan ini menjadi oase bagi mereka yang merasa memiliki banyak dosa namun ingin memulai lembaran baru tanpa merasa dihakimi.

 

Solusi Langit untuk Masalah Dunia

Melalui program-program seperti “Solusi Langit” dan komunitas “Syiar Dalam Terang”, Mas Bonny mengajak pengikutnya untuk membawa setiap persoalan duniawi ke hadapan Sang Pencipta. Ia menekankan pentingnya adab dalam bekerja dan bagaimana menjaga hati di tengah hiruk-pikuk gaya hidup urban.

 

Dakwahnya yang lembut dan penuh hikmah membuat engagement di media sosialnya meledak. Ia tidak memaksa orang untuk langsung berubah secara drastis, melainkan mengajak mereka untuk melangkah pelan-pelan namun konsisten menuju kebaikan.

 

Kesimpulan: Hidayah dalam Balutan Persahabatan

Kisah Ustadz Handy Bonny mengajarkan kita bahwa dakwah yang paling efektif adalah dakwah yang dilakukan dengan cinta dan empati. Dari seorang pemuda Bandung yang gaul, ia bertransformasi menjadi jembatan bagi banyak orang untuk menemukan ketenangan hati.

 

Bagi Mas Bonny, hijrah adalah perjalanan panjang, dan ia memilih untuk menjadi teman perjalanan yang setia bagi siapa pun yang ingin berjalan menuju ridho-Nya. (Wikipedia)

 

#UstadzHandyBonny #MasBonny #PemudaHijrah #DakwahKekinian #HijrahTanpaMenghakimi #SolusiLangit #InspirasiMuslim

{Redaksi-BM}

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *