Jakarta, Beritametropolitan.id — Forum Ulama dan Aktivis Islam (FORMULA) resmi masuk dalam struktur Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai bagian dari organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di tingkat nasional. Bergabungnya FORMULA dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat konsolidasi umat sekaligus mengawal berbagai isu keumatan dan kebangsaan di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks.
Keputusan tersebut diumumkan dalam forum silaturahmi dan konsolidasi yang dihadiri jajaran pengurus MUI dan Pengurus Besar FORMULA. Dengan masuknya FORMULA ke dalam struktur MUI, organisasi ini akan terlibat aktif dalam berbagai program strategis, mulai dari penguatan dakwah, pendidikan, sosial, hingga advokasi kebijakan yang menyentuh kepentingan umat.
Sebagai wadah berhimpunnya ormas-ormas Islam di tingkat nasional, MUI dinilai memiliki peran sentral dalam menjaga arah gerakan keumatan agar tetap berada dalam koridor syariat Islam dan konstitusi negara. Karena itu, kehadiran FORMULA di dalamnya diharapkan memperkuat barisan dan memperluas jaringan gerakan Islam yang konstruktif.
Ketua Umum Pengurus Besar Forum Ulama dan Aktivis Islam (PB-FORMULA), Tuan Guru Drs. Dedi Hermanto, menyampaikan bahwa bergabungnya FORMULA bukan hanya soal formalitas organisasi, melainkan bagian dari komitmen untuk membangun kekuatan umat secara kolektif.
“MUI adalah wadah bersatunya ormas-ormas Islam di tingkat nasional. Kami berharap tidak hanya bersatu, tetapi juga bersinergi menjadi suatu bangunan yang kokoh, saling menopang, melengkapi, dan menguatkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, umat Islam Indonesia sebagai populasi Muslim terbesar di dunia memiliki tanggung jawab besar, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga global. “Umat Islam Indonesia harus mampu berkontribusi di tingkat global, apalagi dalam kondisi dunia saat ini yang tidak baik-baik saja. Diperlukan kepemimpinan moral, kolaborasi, dan gerakan nyata,” tegasnya.
Secara struktural, PB FORMULA saat ini telah terbentuk di 30 provinsi di Indonesia dan telah memiliki legalitas resmi melalui Surat Keputusan (SK) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham). Legalitas tersebut menjadi landasan kuat bagi FORMULA untuk bergerak secara sah dan terstruktur dalam menjalankan program keumatan dan kebangsaan.
Pihak MUI menyambut baik masuknya FORMULA sebagai bagian dari keluarga besar organisasi Islam yang berada dalam koordinasinya. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat peran ulama dan aktivis dalam menjaga akidah umat, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta turut berkontribusi dalam pembangunan nasional.
Pengamat sosial keagamaan menilai, kolaborasi antara MUI dan FORMULA menjadi langkah positif dalam menghadapi tantangan zaman, termasuk isu radikalisme, degradasi moral, ketimpangan sosial, hingga persoalan global yang berdampak pada kehidupan umat di Indonesia.
Dengan resmi masuknya FORMULA ke dalam struktur MUI, diharapkan lahir kerja kolektif yang lebih solid dalam mengawal isu-isu strategis keumatan dan kebangsaan, sekaligus memperkuat posisi umat Islam Indonesia sebagai kekuatan moral yang berpengaruh di tingkat nasional maupun global.
{Redaksi-BM}













