Malam Mencekam di Tanah Gocap Karawaci, Begal Beraksi

Berita, Hukum, Nasional36 Dilihat

Kota Tangerang, Beritametropolitan.id – Aksi begal kembali terjadi dan menebar teror di wilayah Tanah Gocap, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. Peristiwa mencekam tersebut terjadi pada pukul 20.30 WIB, saat korban yang merupakan sepasang kekasih tengah dalam perjalanan pulang.

Berdasarkan keterangan korban, mereka tiba-tiba dihadang oleh pelaku yang mengendarai sepeda motor. Pelaku diketahui berjumlah dua orang, keduanya menggunakan masker untuk menutupi wajah. Salah satu pelaku membawa balok kayu, sementara pelaku yang dibonceng terlihat membawa sebilah cerulit.


“Pacar saya dipukul pakai balok sampai motor kami tersungkur ke aspal,” ujar korban saat menceritakan kejadian tersebut.

Dalam situasi panik, korban berusaha menggagalkan aksi pelaku dengan mencopot kunci motor dan membuangnya, agar kendaraan tidak bisa dibawa kabur. Meski demikian, pelaku tetap melanjutkan aksinya dengan berusaha merebut tas selempang milik korban perempuan.

“Sempat terjadi tarik-tarikan, tas saya sampai sobek. Tapi akhirnya tas itu berhasil dibawa kabur oleh pelaku,” lanjut korban.
Usai kejadian, para pelaku langsung melarikan diri dari lokasi. Korban mengalami trauma akibat kejadian tersebut, sementara motor yang dikendarai sempat terjatuh dan mengalami kerusakan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

 

Warga sekitar mengaku resah atas maraknya aksi kriminal di kawasan Tanah Gocap, khususnya pada malam hari. Minimnya penerangan jalan dan kondisi lingkungan yang relatif sepi dinilai menjadi faktor yang dimanfaatkan pelaku kejahatan.
Warga berharap aparat kepolisian segera meningkatkan patroli dan pengamanan, terutama pada jam rawan, serta melakukan penindakan tegas terhadap pelaku begal yang meresahkan masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait identitas pelaku maupun perkembangan penyelidikan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

 

Kota Tangerang, Beritametropolitan.id – Aksi begal kembali terjadi dan menebar teror di wilayah Tanah Gocap, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. Peristiwa mencekam tersebut terjadi pada pukul 20.30 WIB, saat korban yang merupakan sepasang kekasih tengah dalam perjalanan pulang.

Berdasarkan keterangan korban, mereka tiba-tiba dihadang oleh pelaku yang mengendarai sepeda motor. Pelaku diketahui berjumlah dua orang, keduanya menggunakan masker untuk menutupi wajah. Salah satu pelaku membawa balok kayu, sementara pelaku yang dibonceng terlihat membawa sebilah cerulit.

 

“Pacar saya dipukul pakai balok sampai motor kami tersungkur ke aspal,” ujar korban saat menceritakan kejadian tersebut.

 

Dalam situasi panik, korban berusaha menggagalkan aksi pelaku dengan mencopot kunci motor dan membuangnya, agar kendaraan tidak bisa dibawa kabur. Meski demikian, pelaku tetap melanjutkan aksinya dengan berusaha merebut tas selempang milik korban perempuan.

 

“Sempat terjadi tarik-tarikan, tas saya sampai sobek. Tapi akhirnya tas itu berhasil dibawa kabur oleh pelaku,” lanjut korban.

 

Usai kejadian, para pelaku langsung melarikan diri dari lokasi. Korban mengalami trauma akibat kejadian tersebut, sementara motor yang dikendarai sempat terjatuh dan mengalami kerusakan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

 

Warga sekitar mengaku resah atas maraknya aksi kriminal di kawasan Tanah Gocap, khususnya pada malam hari. Minimnya penerangan jalan dan kondisi lingkungan yang relatif sepi dinilai menjadi faktor yang dimanfaatkan pelaku kejahatan.

 

Warga berharap aparat kepolisian segera meningkatkan patroli dan pengamanan, terutama pada jam rawan, serta melakukan penindakan tegas terhadap pelaku begal yang meresahkan masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait identitas pelaku maupun perkembangan penyelidikan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

{Redaksi}