Presiden Prabowo Subianto Disambut Hangat Diaspora Indonesia di Cebu, Filipina Saat Hadiri KTT ASEAN ke-48

Berita38 Dilihat
banner 468x60

Cebu, Filipina, Beritametropolitan.id – pada Kamis (7/5/2026), dalam rangka menghadiri rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN ke-48. Kedatangan Kepala Negara berlangsung hangat dan penuh antusiasme, terutama dari diaspora Indonesia yang telah menanti di hotel tempat Presiden bermalam selama agenda kenegaraan berlangsung.

Suasana penyambutan terlihat meriah sejak Presiden tiba di lokasi. Di pintu masuk hotel, dua anak Indonesia yang mengenakan pakaian adat tradisional berdiri rapi dan menyerahkan bunga sebagai simbol penghormatan dan kebanggaan atas kehadiran Presiden RI di negeri tetangga.

banner 336x280

Di dalam hotel, sejumlah menteri Kabinet Merah Putih yang telah lebih dahulu tiba di Cebu turut menyambut kedatangan Presiden. Kehadiran para pejabat negara tersebut menunjukkan soliditas pemerintah dalam agenda diplomasi regional yang dinilai penting bagi posisi Indonesia di kawasan Asia Tenggara.

Tak hanya dari unsur pemerintahan, masyarakat diaspora Indonesia yang tinggal di Cebu juga tampak antusias menyambut langsung Presiden. Beberapa di antaranya berkesempatan bersalaman dan berbincang singkat dengan Presiden.

Salah satu diaspora Indonesia, Ronald Tasik, yang bekerja sebagai dokter di Cebu, mengungkapkan rasa bahagianya bisa bertemu langsung dengan Presiden. Menurutnya, sosok Presiden terlihat ramah dan dekat dengan masyarakat Indonesia di luar negeri.

“Senang bisa bertemu Bapak, sangat ramah, dia tanya-tanya, dari mana? nama?” ujar Ronald usai bersalaman dengan Presiden.

Ronald juga mengaku bangga melihat Presiden menggunakan Maung, kendaraan produksi dalam negeri, dalam kunjungan kenegaraan ke luar negeri. Menurutnya, hal tersebut menjadi simbol kebanggaan nasional sekaligus promosi inovasi anak bangsa di panggung internasional.

“Hal yang spesial sih bisa melihat pemimpin yang bangga membawa produk lokal, karya anak bangsa, inovasi dan teknologi karya anak bangsa ke kancah internasional,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Lili Yahya, warga negara Indonesia yang telah lama menetap di Cebu. Ia mengaku terharu dapat menyambut langsung Presiden Indonesia di kota tersebut.

“Yang pasti bangga, terharu, dan kami bersuka cita atas kedatangan Bapak Presiden. Karena ini pertama kali kunjungan Presiden Indonesia datang ke Cebu, Filipina,” ujar Lili.

Lili menilai Presiden Prabowo menunjukkan sikap yang terbuka dan hangat terhadap diaspora Indonesia. Ia berharap pertemuan ASEAN yang dihadiri Presiden dapat membawa dampak positif bagi hubungan bilateral Indonesia-Filipina, sekaligus memberi perhatian lebih terhadap warga negara Indonesia di Cebu.

Selain itu, Lili juga mengaku bangga melihat kendaraan Maung ikut mendampingi kunjungan Presiden di Filipina.

“Sangat terkejut sekali ya, sungguh sangat membanggakan karena mungkin Bapak ingin memperkenalkan mobil tersebut kepada negara Filipina. Jadi wow, surprise sekali. Jauh-jauh dari Indonesia dibawa ke sini,” ucapnya.

Sementara itu, Romo Agus Sudaryanto yang telah 15 tahun bertugas sebagai pastor di Cebu menilai momen tersebut menjadi pengalaman berkesan dalam hidupnya. Selama ini ia hanya menyaksikan kunjungan Presiden melalui tayangan video, namun kini dapat bertemu langsung.

“Saya berpendapat bahwa kehadiran Bapak Presiden di antara kita, orang Indonesia yang ada di Cebu ini membuat suatu gerakan yang baru, bahwa Bapak Presiden kita ini mendunia dan khususnya di tetangga, di negara Filipina, di mana kita ini tinggal,” tutur Romo Agus.

Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN ke-48 diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia dalam kerja sama regional ASEAN, mempererat hubungan bilateral dengan Filipina, serta memperluas pengaruh diplomasi Indonesia di kawasan Asia Tenggara.

 

{Tim Redaksi-BM}

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *