KARTA UTARA, Beritametropolitan.id – Ikatan Abang None Jakarta Utara menunjukkan kepedulian nyata terhadap sesama melalui kegiatan donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, serta sosialisasi dan edukasi penyakit lupus. Mengusung tema “Setetes Darah, Sejuta Harapan”, kegiatan kemanusiaan ini digelar di Ruang Fatahillah, Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Jumat (23/10/2026), dengan target sebanyak 250 pendonor.
Berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara, kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat berbagi sekaligus upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan membantu sesama yang membutuhkan darah.
Melalui kegiatan tersebut, Ikatan Abang None Jakarta Utara ingin menyampaikan pesan bahwa kepedulian tidak selalu harus diwujudkan melalui sesuatu yang besar. Setetes darah yang disumbangkan secara sukarela dapat menjadi harapan bagi pasien yang membutuhkan transfusi untuk mendapatkan kesempatan hidup yang lebih baik.
Wakil Wali Kota Apresiasi Aksi Kemanusiaan Abang None
Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Fredy Setiawan, menyampaikan apresiasi kepada Ikatan Abang None Jakarta Utara atas inisiatif dan keterlibatannya dalam kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Menurut Fredy, gerakan kemanusiaan seperti donor darah merupakan bentuk kepedulian yang harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan sekadar disampaikan melalui kata-kata.
“Alhamdulillah, pagi hari ini kita melaksanakan kegiatan donor darah yang diinisiasi oleh Ikatan Abang None Jakarta Utara dan menjadi bagian dari kegiatan Primadona. Saya bersama Wali Kota menyampaikan terima kasih, penghargaan, dan apresiasi kepada Ikatan Abang None Jakarta Utara yang mau berbagi serta peduli dalam gerakan kemanusiaan ini,” tutur Fredy.
Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut juga dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berperan aktif dalam kegiatan sosial dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.
Terlebih, menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda, semangat kebersamaan dan persatuan perlu diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Ini bukan hanya sesuatu yang perlu diucapkan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Gerakan seperti ini bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda bahwa kita semua bisa berbuat dan memberikan manfaat bagi orang lain,” tegasnya.
Fredy berharap generasi muda terus mengambil bagian sebagai mitra pemerintah dalam membangun Jakarta Utara. Dengan kreativitas, solidaritas, dan kepedulian sosial, pemuda diharapkan mampu menjadi penggerak perubahan positif di tengah masyarakat.
Targetkan 250 Pendonor, Perluas Manfaat bagi Masyarakat
Ketua Panitia Penyelenggara Kegiatan Donor Darah Abang None Jakarta Utara, Yuslihayanti, menjelaskan bahwa tema “Setetes Darah, Sejuta Harapan” dipilih untuk menggambarkan besarnya manfaat dari tindakan sederhana yang dilakukan dengan ketulusan.
Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk mendonorkan darah dan memahami bahwa kontribusi setiap pendonor memiliki arti penting bagi mereka yang membutuhkan.
“Kami berharap Ikatan Abang None Jakarta Utara dapat memberikan harapan yang besar bagi kesehatan masyarakat, tidak hanya di Jakarta Utara, tetapi juga di seluruh wilayah Provinsi DKI Jakarta,” ungkap Yuslihayanti.
Ia menjelaskan, kegiatan donor darah tersebut merupakan bagian dari rangkaian Harmoni Primadona Jakarta Utara 2026 yang dilaksanakan melalui kolaborasi bersama PMI Jakarta Utara.
Selain donor darah, kegiatan ini juga menghadirkan pemeriksaan kesehatan gratis serta sosialisasi dan edukasi penyakit lupus. Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini, kepedulian terhadap kondisi kesehatan, serta dukungan bagi orang-orang yang hidup dengan penyakit lupus.
Target 250 pendonor menjadi salah satu bentuk komitmen penyelenggara untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam aksi kemanusiaan. Capaian akhir jumlah pendonor akan menjadi bagian penting dalam melihat hasil kegiatan tersebut.
Pemuda Didorong Terus Hadir Melalui Aksi Nyata
Yuslihayanti menilai bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam membangun masyarakat yang sehat, peduli, dan berdaya. Karena itu, keterlibatan pemuda dalam kegiatan sosial diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi terus berkembang menjadi gerakan berkelanjutan.
Menurutnya, aksi donor darah dapat menjadi pintu masuk untuk menumbuhkan budaya berbagi, memperkuat solidaritas, serta meningkatkan kepedulian terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat.
Kolaborasi antara organisasi kepemudaan, pemerintah daerah, dan PMI juga dinilai penting untuk memperluas jangkauan kegiatan kemanusiaan sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak orang.
Ia turut menyampaikan terima kasih kepada Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Utara serta Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Administrasi Jakarta Utara atas dukungan yang diberikan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
Melalui kegiatan ini, Ikatan Abang None Jakarta Utara berharap semangat kemanusiaan terus tumbuh di tengah masyarakat. Tidak hanya dalam bentuk donor darah, tetapi juga melalui berbagai tindakan sederhana yang mencerminkan kepedulian terhadap kesehatan dan kehidupan sesama.
Sebab, di balik setetes darah yang didonorkan, terdapat harapan bagi mereka yang sedang berjuang untuk pulih. Semangat inilah yang menjadi pesan utama gerakan “Setetes Darah, Sejuta Harapan”: bahwa kepedulian yang dilakukan bersama dapat menghadirkan manfaat besar bagi kehidupan orang lain.
{Redaksi-BM}













