Tragis! Balita 20 Bulan Tewas di Toilet Umum Kebayoran Lama, Polisi Amankan Kedua Orangtua

seorang balita perempuan berusia 1 tahun 8 bulan yang meninggal dunia di sebuah toilet umum dekat Stasiun Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Berita Jakarta28 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA, Beritametropolitan.id – Peristiwa tragis menimpa seorang balita perempuan berusia 1 tahun 8 bulan yang meninggal dunia di sebuah toilet umum dekat Stasiun Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Kasus dugaan kekerasan terhadap anak tersebut kini tengah ditangani aparat kepolisian.

Tambahkan Media Tambahkan Formulir Kontak

banner 336x280

Peristiwa yang terjadi pada Sabtu malam (31/10/2026) sekitar pukul 23.00 WIB itu terungkap setelah warga melaporkan dugaan tindak kekerasan terhadap seorang anak kepada pihak kepolisian.

 

Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Lama, AKP Yuri, mengatakan pihaknya menerima informasi dari masyarakat mengenai dugaan kekerasan terhadap anak pada Minggu (1/11/2026).

 

Petugas kemudian mendatangi lokasi di sekitar Stasiun Kebayoran Lama dan menemukan seorang pria berinisial AR (22) yang sebelumnya telah diamankan warga bersama petugas Bhabinkamtibmas.

 

” Kami mendapat informasi dari warga terkait adanya dugaan kekerasan terhadap anak,” kata AKP Yuri sebagaimana diberitakan ANTARA.

 

“Jasad Korban Ditemukan Telah Dikuburkan”

Dalam perkembangan penyelidikan, polisi memperoleh informasi bahwa jasad korban telah dibawa dan dikuburkan di kawasan semak-semak sekitar Jalan Taman Bendungan Jatiluhur 5, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

 

Lokasi tersebut kemudian didatangi petugas untuk melakukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.

 

Berdasarkan keterangan awal yang diterima penyidik, peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia diduga terjadi di toilet umum dekat Stasiun Kebayoran Lama.

 

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya tisu yang terdapat bercak darah serta sebuah ember atau bak mandi berwarna hitam.

 

“Kedua Orangtua Diamankan Polisi”

Perkembangan pemberitaan yang dilaporkan detikNews menyebutkan bahwa polisi telah mengamankan dua orang yang diduga terlibat, yakni AR (22) dan JM (19), ibu kandung korban.

 

Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Seala Syah Alam menyampaikan bahwa dugaan motif dalam perkara tersebut berkaitan dengan persoalan ekonomi.

 

Meski demikian, seluruh keterangan dan dugaan keterlibatan pihak-pihak terkait harus dibuktikan melalui proses penyidikan dan pemeriksaan hukum.

 

“Polisi Lakukan Autopsi”

Untuk memastikan penyebab kematian korban, jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati guna menjalani pemeriksaan autopsi oleh dokter forensik.

 

Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam proses penyidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian serta menguatkan alat bukti.

 

Sementara itu, polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak yang diduga mengetahui peristiwa tersebut.

 

“Perlindungan Anak Menjadi Sorotan”

Kasus ini kembali menjadi perhatian serius mengenai perlindungan anak, khususnya terhadap anak-anak yang berada dalam lingkungan keluarga rentan.

 

Anak merupakan kelompok yang harus mendapatkan perlindungan dari segala bentuk kekerasan, penelantaran, maupun perlakuan yang membahayakan keselamatan jiwa.

 

Aparat penegak hukum diharapkan mengusut perkara ini secara menyeluruh, transparan, dan profesional, termasuk memastikan pertanggungjawaban hukum pihak yang terbukti terlibat.

 

Hingga berita ini disusun, proses penyidikan dan pengungkapan secara lengkap mengenai perkara tersebut masih menjadi kewenangan kepolisian.

{Nurman-BM}

Redaksi Beritametropolitan.id akan terus memantau perkembangan kasus ini.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *