Polda Metro Jaya Gerebek Kampung Bahari, Puluhan Orang Diamankan, Narkoba hingga Senjata Api Disita

Polda Metro Jaya, Bareskrim Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Brimob menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara,

Berita Jakarta21 Dilihat
banner 468x60

JAKARTA, Beritametropolitan.id – Aparat gabungan dari Polda Metro Jaya, Bareskrim Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Brimob menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (1/11/2026).

 

banner 336x280

Operasi berskala besar tersebut dilakukan sebagai upaya memberantas dugaan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang masih berlangsung di kawasan tersebut.

 

Dalam operasi itu, petugas mengerahkan sekitar 1.800 personel gabungan. Strategi penggerebekan dilakukan secara serentak dari berbagai arah, termasuk melalui jalur rel kereta api dengan menggunakan rangkaian kereta luar biasa (KLB).

 

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Bismo Teguh Prakoso, menjelaskan bahwa operasi tersebut merupakan hasil koordinasi lintas instansi untuk mempersempit ruang gerak jaringan peredaran narkotika.

 

Petugas mengamankan sejumlah orang yang diduga berkaitan dengan aktivitas narkotika. Terdapat perbedaan angka dalam laporan awal, yakni 26 hingga 29 orang. ANTARA melaporkan 27 orang, sementara pembaruan keterangan Dirnarkoba yang dikutip detikNews menyebut 29 orang diamankan.

 

“Narkotika, Mesin Pencetak Ekstasi hingga Senjata Api Disita”

Dalam penggerebekan tersebut, aparat menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

 

Barang bukti yang disita antara lain sabu-sabu dalam jumlah ratusan gram, ganja, ribuan butir ekstasi, serta mesin pencetak ekstasi.

 

Selain itu, petugas juga menemukan alat isap narkotika atau bong, senjata tajam, senjata api, timbangan, dan sejumlah uang tunai yang diduga berkaitan dengan transaksi narkoba.

 

Penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengungkap kepemilikan barang bukti serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan tersebut.

 

Bismo juga mengungkapkan bahwa petugas sempat mendapatkan perlawanan ketika melakukan operasi. Namun, situasi tersebut tidak menghentikan proses penyisiran dan penindakan di lokasi sasaran.

 

“Transaksi di Lapak Pinggir Rel Jadi Perhatian”

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian aparat adalah masih adanya aktivitas transaksi narkotika di sejumlah lapak yang berada di sepanjang bantaran rel kereta api.

 

Pihak kepolisian menyatakan akan terus melakukan operasi lanjutan sekaligus mengejar pihak-pihak yang diduga menjadi bandar utama.

 

Penertiban lapak-lapak yang diduga dimanfaatkan untuk transaksi narkotika juga menjadi salah satu langkah yang akan dilakukan agar lokasi tersebut tidak kembali digunakan untuk aktivitas ilegal.

 

“Kapolda Dorong Penataan Lingkungan Kampung Bahari”

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Dadang Hartanto menegaskan bahwa pemberantasan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan tindakan penegakan hukum.

 

Menurutnya, diperlukan penataan lingkungan dan penguatan ketahanan sosial masyarakat agar kawasan Kampung Bahari tidak kembali dimanfaatkan sebagai tempat peredaran narkotika.

 

Koordinasi dengan Pemerintah Kota Jakarta Utara, pihak perkeretaapian, serta pemangku kepentingan lainnya dinilai penting untuk mendukung langkah tersebut.

 

Penataan juga perlu memperhatikan masyarakat yang benar-benar mencari nafkah di kawasan itu, termasuk para pemulung, sehingga penertiban tidak merugikan warga yang tidak terlibat dalam tindak pidana.

 

“Perlu Pengusutan hingga Bandar Utama”

Penggerebekan Kampung Bahari kembali menjadi perhatian terhadap persoalan peredaran narkotika di wilayah Jakarta Utara.

 

Penindakan terhadap orang-orang yang diamankan perlu dilanjutkan dengan pengembangan penyidikan untuk mengungkap asal-usul barang haram, jalur distribusi, pemodal, serta pihak-pihak yang diduga menjadi pengendali jaringan.

 

Masyarakat juga berharap operasi pemberantasan narkoba tidak berhenti pada penangkapan di lapangan, tetapi benar-benar mampu memutus mata rantai peredaran hingga ke tingkat bandar dan pemasok.

 

Dengan demikian, upaya pemberantasan narkotika dapat memberikan dampak nyata terhadap keamanan lingkungan sekaligus melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

[Team Redaksi-BM]

Beritametropolitan.id akan terus mengikuti perkembangan penanganan kasus ini.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *